Inilah Cara Membuat Paspor Jaman Now

Inilah Cara Membuat Paspor Jaman Now

Kemarin saya berkesempatan mengantar ibu mengurus perpanjangan paspor yang akan habis masa berlakunya bulan depan.  Karena ini pertama kalinya buat saya berurusan dengan dunia paspor, tentunya perlu di pelajari seluk beluk pengurusannya biar nantinya kalo saya butuh, sudah tidak bingung lagi.

Dulu, saya pernah kepikiran untuk membuat paspor, walau tidak bepergian keluar negeri, paspor juga di butuhkan apabila anda ingin ikutan menjadi logo/icon creator di StockPhoto seperti iStockPhoto atau ShutterStock. Keinginan ini terpaksa saya batalkan, karena melihat ribetnya prosesnya, mulai dari antri yang dari subuh, kuota terbatas dan jarak kantor imigrasi yang lumayan jauh.

Nah, sebelum pengurusan paspor milik ibu kemarin, saya sudah sempatkan untuk mencari info terbaru tentang cara pengurusan paspor ini. Tapi sayang sekali, rata-rata info yang saya dapat sudah outdate sehingga proses pengurusan paspor tidak bisa langsung dilakukan.

Sebelum saya infokan cara pengurusan paspor saat ini, perlu diketahui kalo paspor Indonesia ada 3 jenis: paspor biasa 24 halaman, paspor biasa 48 halaman dan e-paspor.

  1. Paspor biasa 24 halaman dan 48 halaman sama aja baik desain dan isi, hanya peruntukannya yang kadang berbeda, untuk paspor 24 halaman digunakan bagi anda yang jarang bepergian dalam kurun waktu lama 3-4 tahun, umumnya digunakan untuk perjalanan umroh, haji, berobat atau kunjungan yang bersifat mendesak.
  2. Paspor biasa 48 halaman biasanya digunakan bagi anda yang sering bepergian.
  3. e-Paspor adalah paspor jenis baru yang dikeluarkan pihak Imigrasi untuk menyesuaikan dengan aturan International Civil Aviation Organization (ICAO).  Pada e-Paspor ini tentunya lebih lengkap dalam hal keamanan dibandingkan paspor biasa, karena sudah tertanam data biometrik. Perbedaan mencolok antara paspor biasa dan e-Paspor terletak pada chip di sampul depan. Didalam chip ini tersimpan data biometrik pemegang paspor, seperti sidik jari dan bentuk wajah. Cara penggunaannya pun hanya cukup memindai chip yang menempel di paspor tanpa perlu membuka halaman paspor seperti paspor biasa. Dan tentunya, e-Paspor lebih susah untuk dipalsukan.
Kiri: Paspor Biasa, Kanan: e-Paspor

 

Nomor Antrian

Per Agustus 2017, pihak imigrasi menghapus kebijakan pengambilan nomor antrian ditempat (walk in),  merubahnya secara online, jadi bagi anda yang ingin mengurus paspor harus mengambil nomor antrian secara online, bisa mengambil melalui website antrian online atau menggunakan aplikasi handphone.

Cara mengambil antrian online baik melalui website atau aplikasi sama aja, hanya beda di tampilan 😀

Saya menggunakan aplikasi android untuk mengambil nomor antrian ini. Cekidot 😉

1.  Sebelum download, pastikan handphone anda memiliki fitur GPS dan berjalan normal serta menggunakan android minimal versi 4.2 (Jellybean). Kemudian silahkan download terlebih  aplikasi Antrian Online  , install seperti biasa sampe selesai.

Baca Juga :  Sergio Ramos, Pahlawan Menit ke 90

2.  Silahkan daftar dan gunakan email aktif karena nanti harus melakukan aktivasi.

3. Setelah berhasil aktivasi, silahkan login. Akun ini bisa anda gunakan untuk login di aplikasi handphone atau di website.

4. Setelah berhasil login, akan muncul daftar Kantor Layanan Paspor terdekat dengan lokasi anda. Silahkan pilih kantor mana yang diinginkan.

5. Apabila kuota tersedia, maka nanti anda bisa langsung memilih tanggal yang tersedia dan waktu antrian, Pagi atau Sore. Jam antrian ini terbagi menjadi beberapa kloter, Pagi jam 8, 9 dan 10. Sedangkan untuk siang jam 1 dan jam 2.


Perlu di perhatikan, masing-masing kantor memiliki kuota maksimal, contoh di ULP I Surabaya Maspion Square, memiliki kuota harian 90 nomor antrian. Dan yang paling penting, dalam sebulan pendaftaran hanya dibuka sebanyak dua kali, 1 kali waktu untuk pendaftaran selama 2 minggu kedepan, rata-rata kuota yang tersedia akan habis dalam waktu 3hari. Contoh pada bulan februari ini, saya mencoba mendaftar sejak tanggal 6 februari, tapi status kuota habis, cari-cari informasi kesana kemari mendapat berita bahwa kuota akan tersedia pada tanggal 9 februari. Akan tetapi, kuota baru tersedia pada tanggal 10 februari.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

6.  Dalam sekali pendaftaran, anda hanya bisa mendaftarkan maksimal 5 nomor antrian. Dalam daftar merupakan kerabat, untuk menghindari percaloan. Nantinya anda harus mengisi nama lengkap sesuai KTP dan NIK pada pendaftaran.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

7. Setelah berhasil melakukan pendaftaran, anda akan mendapatkan barcode yang nantinya digunakan sebagai bukti bahwa anda sudah mendaftar antrian paspor online, barcode ini harus di tunjukkan pada petugas.

8.  Sampai disini proses pendaftaran antrian online sudah selesai, silahkan simpan barcode tersebut dengan cara ambil screenshoot, buat jaga-jaga misal saat di depan petugas counter imigrasi anda kehabisan paket data 😀

Berkas-berkas

Sebelum datang ke kantor imigrasi untuk bikin paspor, ada baiknya anda siapkan terlebih dahulu berkas-berkas yang dibutuhkan.

1. Untuk perpanjangan paspor, anda cukup membawa paspor lama dan e-ktp asli, masing-masing di foto kopi di kertas ukuran A4. e-ktp tidak perlu di perbesar. Sedangkan untuk paspor hanya pada halaman depan yang berisi foto dan halaman belakang yang berisi alamat.

Baca Juga :  Ujung Tembok Besar China

2. Untuk pembuatan paspor baru, ada beberapa berkas yang harus disiapkan:
a. e-ktp (asli dan foto copy)
b. Kartu keluarga (asli dan foto copy)
c. Ijazah/Surat Nikah/Akta Lahir (Asli dan Foto Copy)
d. Materai 6000
e. Foto Copy di kertas ukuran A4

Pastikan, nama dan tanggal lahir berikut data lainnya, SAMA antara di e-ktp, kartu keluarga dan surat nikah/ijazah/akta lahir (pilih salah satu) Apabila ada perbedaan walau hanya spasi, anda akan ditolak, harus di benerin dulu 😀 Misal, nama di e-ktp SANDIASA akan tetapi di ijazah SANDI ASA, maka nama ini harus anda urus dulu ke kecamatan, disamain.

Saat menunggu antrian, saya sempet ngobrol dengan orang yang sudah lebih dulu mengurus tapi ditolak, tujuan beliau mau visit ke luar negeri, saya lupa tanya tujuan visitnya, yang menjadi sebab ditolak, ada beberapa berkas tambahan yang harus di lengkapi, contoh:

a. Copy tiket perjalanan pulang pergi
b. Surat pernyataan dari sponsor atau orang yang menjamin tempat tinggal di negara tujuan.
c. Apabila anda pergi umroh, maka harus dilampirkan surat keterangan dari pihak Travel/Biro Haji & Umroh dan Ijin dari Kemenag.
d. Apabila tujuan untuk pekerjaan karena undangan, maka anda juga harus melampirkan surat undangan tersebut.

Kegiatan di Kantor Imigrasi

Setelah berkas-berkas anda siap semua, siapkan dalam 1 tempat, bisa amplop atau map berikut juga bolpoint, biar ga ada yang tertinggal.

1. Setelah tiba di kantor imigrasi, silahkan langsung minta stopmap khusus dari imigrasi. Lengkapi semua data yang dibutuhkan pada lembar formulir ( ada 2 lembar) berikut juga data pada sampul stopmap.

2. Silahkan ikut antrian menyetorkan stopmap tadi untuk diperiksa oleh petugas, berikut juga siapkan BARCODE antrian paspor online yang sudah anda simpan.

3. Setelah berkas dan barcode antrian anda lolos cek oleh petugas, silahkan duduk di kursi yang sudah disediakan. Nanti nama anda akan di panggil.

4. Ketika nama anda di panggil, nanti pertama akan wawancara, kemudian pengambilan foto. Untuk materi wawancara, maaf saya kurang tau, ga ikutan wawancara 😀

5. Setelah pengambilan foto, nanti anda akan mendapatkan semacam surat untuk melakukan pembayaran di Kantor pos dan semua bank.

6. Pengambilan paspor biasa bisa di ambil 4 hari setelah pembayaran, sedangkan untuk e-Paspor 7 hari setelah pembayaran.

Ok, proses pengurusan paspor sudah selesai.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.